Text
Pustaloka SMP Negeri 1 Semin
Penilaian
0,0
dari 5Dor
Menegakkan kebenaran itu memang sulit. Apalagi kebenaran yang dilandasi oleh rasa keadilan yang dapat diterima oleh semua pihak.
Ketika seorang anak pejabat telah menghilangkan nyawa seorang wanita, sang ayah dengan tegar menyatakan kebenaran harus ditegakkan. Demikian pula, hakim dan jaksa serta para saksi menyatakan hal yang sama. Namun, ketika si anak di "dor" hingga mati dan mayatnya digantung oleh sekelompok orang yang tidak puas dengan praktik pengadilan, sang ayah kemudian berbalik membela martabat anaknya dengan menge"dor" hakim. Jadilah, kebenaran itu adalah "dor".
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| Pustaloka Espensa Pusat (800) | B00015 | 899.221 2 Put d (1) | Tersedia |
| Pustaloka Espensa Pusat (800) | B00016 | 899.221 2 Put d (2) | Tersedia |
| Pustaloka Espensa Pusat (800) | B00017 | 899.221 2 Put d (3) | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 899.221 2 Put d
- Penerbit
- Jakarta: Balai Pustaka, 2001
- Deskripsi Fisik
- 70 hlm.; 21 cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 979-666-290-6
- Klasifikasi
- 899.221 2
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- Cet. 4
- Subjek
- Drama Indonesia
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- Putu Wijaya
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah